Kamis, 03 Oktober 2019

Kue Lapis


Kue Lapis

Seperti halnya kue lapis, ada lapis dalam dan lapis terluar dari kue itu.

Banyak yang harus dilalui dan banyak pula yang telah terlalui. Begitu saja. Walaupun mungkin sambil lalu, akhirnya semua yang pernah mengalami beraneka rasa pahit, asam, manis, asin kehidupan hanya akan berucap, “Lapis terakhir dari akhir pengukusan, bermula dari pengukusan yang lebih lama dari yang kau duga.” Itu bukanlah kata-kata chef terkenal, orang yang bisa masak amatiran pun akan berkata seperti itu.

Ada banyak lapisan dalam kehidupan : lapisan dalam dan lapisan yang lebih luar lagi. Lapisan dalam ini memang lapisan terdekat dengan seseorang dan mengenai seputaran kehidupan dia yang berputar-putar menyelubunginya. Yang terkadang seperti berkabut gelap, terkadang seperti kabut tipis bisa juga terkadang seperti sinar mentari. Kunci terbesar dari lingkaran dalam ini adalah : penerimaan seutuhnya, apapun itu.
Penerimaan. Memang tidak seenak makan kue lapis Jawa ataupun lapis legit rasa rempah kayu manis itu.


Saya jadi teringat, kue ini yang biasa ibu belikan di toko kue di daerah pecinan. Hampir mirip seperti itu. Tapi kue di pecinan itu lebih cantik, enak,molek dan potongannya lebih besar dan rasanya halus. Entah, mengapa ibu setiap lewat toko itu sering membelikan kue lapis itu dan satu lagi makanan lain yang enak juga. Senangnya, menjadi kecil seperti dulu.

Biarpun kue lapis di pecinan itu enak sekali. Masih ada satu lagi lapisan lain dari kehidupan.

Lapisan luar. Lapisan inilah yang mempengaruhi seorang manusia. Adakalanya manusia dibuatnya mempertanyakan kehidupannya sendiri karena melihat cermin dari orang lain, kehidupan sekitar yang bagai gelombang bergulung-gulung datang dan selalu saja menghantam ataupun hanya beriak. Ya, saya rasa inilah kata yang tepat. Tapi mungkin pemakaian kata-katanya dipermanis. Kunci terbesar dari lingkaran ini : bisa beragam. Antara penerimaan dan bisa juga penolakan. Dan semuanya akan diiringi dengan beragam alasan yang kesemuanya kuat. Ternyata lapisan ini lebih lebih berlapis rasa variasi.
Pilihlah mana kesukaanmu, teman :

 
Kue lapis legit, yang sesulit membuat lapis-lapisannya (sumber gambar : Google) 

Ini baru lapis, lapis pelangi (sumber  gambar : Google) 

Kue lapis pastel, sewarna pastel hatimu, mungkin (sumber gambar: Google)