Secuil Hikmah Dari Yang Fitri
“Dikatakan kalau manusia itu haruslah berihtiyar(berusaha), juga
berdoa sedangkan kesuksesan itu (keberhasilan) adalah wilayah Tuhan.”
Memang banyak hal yang terjadi.
Semua kerja keras seolah-olah bisa larut tergerus dalam beberapa hari saja
entah dalam arti yang positif maupun negatif. Bisa ‘bangkrut’ secara materi maupun
bergelimang pahala.
Memang manusia itu gudang ide.
Dari semua hal yang berbau ‘dunia yang akan datang’ sampai ke- kini-an bahkan vintage. Dari yang gemerlap
sampai ‘dibuat gemerlap’. Dari yang asli sampai yang imitasi. Inilah ajang yang
paling mutakhir, saya kira di sini untuk mentasbihkan diri. Banyak serta merta
kita melihat keberhasilan, kesuksesan, kemutakhiran, kekinclongan,
kecemerlangan dan yang sebangsanya. Ya, banyak orang telah berhasil.
Memang benar, itulah yang telah
terjadi. Saya pun beberapa hari sebelum Lebaran kebetulan melihat tayangan ulang
sebuah pengajian di televisi. Dikatakan kalau manusia itu haruslah berihtiyar (berusaha),
juga berdoa sedangkan kesuksesan itu (keberhasilan) adalah wilayah Tuhan. Jadi
Tuhanlah yang berkehendak menyukseskan atau pun menyayangi orang tersebut. Jadi
jangan merasa berkecil hati dengan segala keterbatasan sebagai manusia.
Tapi saya kira orang yang berusaha itu sudah ‘berhasil’
karena telah mengalahkan rasa malasnya untuk bergerak dan berusaha sebisa yang
dia mampu lakukan. Soal kesuksesan
serahkan semuanya pada Nya karena bukankah Dia memang Yang Maha Berkuasa. Lagi
pula itu lebih terasa ringan. Tugas manusia hanyalah berupaya dan berdoa.