Rabu, 19 Juni 2013

Harapan



HARAPAN

Selamat datang harapan (Sumber gambar : Google)
  
“Harapan itu indah karena belum terjadi.”
Tepat sekali kiranya Tuhan telah mengatakan banyak harapan untuk para umat manusia. Menciptakannya juga di masing-masing hati. Tanpa kecuali. Kecuali orang itu menutupnya dan bersikap munafik. Itulah indahnya hidup karena kita memiliki harapan.

Harapan itu kan selalu indah, seindah sesuatu yang kontras ditengah sesuatu yang monoton. Terus hidupkan harapan karena hidup seseorang itu tak selalu baik. ‘Alam’ tak selalu baik hati pada kita.  Mungkin kita akan dibentur-benturkan hidup tapi percayalah pada harapan yang kau genggam.

Tak munafik mungkin seseorang putus harapan karena berulang kali gagal dan berulang kali jatuh tapi itulah indahnya kita menaruh harapan kita di langit. Kita harapkan harapan itu jatuh dan mendapatkan diri kita. Rasa susah payah akan sirna, luka-luka jatuh-bangun kita akan lenyap dan kan memiliki hari baru.

Hari baru dimana kita memulai hari dengan hati ringan, walaupun kita mungkin lembek namun kita memiliki semangat untuk memasuki babak baru dari awal keberhasilan. Walaupun celah itu demikian kecil. Tersenyumlah.

Anak sekolah itu memiliki harapan kenapa sekolah, mereka akan menjawab supaya pintar. Kenapa mereka menekuni hobi yang mereka jawab dengan begitu ringan karena suka. Seseorang bertanya kenapa kau menikahinya, lalu dijawab karena cinta. Kenapa kau bertanya? tanya seseorang. Kemudian dia menjawab karena belum tahu. Betapa sederhananya muasal harapan.

Lihat betapa gampangnya membuat harapan dan sim salabim maka terjadilah. Seandainya seeorang disayang Tuhan maka Kun Fayakun maka terjadilah. Ha ha ha gampang ya! Supaya seseorang selalu bersikap positif maka bersikap positif-lah pada harapan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar