Sabtu, 27 Juli 2013

Secangkir Bahagia



Secangkir Bahagia


Bersamaan dengan Bulan Ramadhan ini seluruh umat muslim di dunia ini melaksanakan puasa secara penuh. Ya, bulan Ramadhan bulan di mana keberkahan melimpah dan banjir hadiah dari Tuhan. “Tak  apa, asal ganjarannya”. “Tapi aku lapar”, kata umat yang lain. “Ah, bukan masalah untukku. Tidak penting untukku, kata umat muslim yang lainnya bersahutan.

Namun apapun itu, itu masalah besar jika umat muslim sendiri mengacuhkannya. Bagaimanapun itu hari-hari memang masih sama bahkan orang bekerja pun tak seluruhnya mendapat dispensasi kerja. Hanya ada  keistimewaan yaitu setiap sore makanan selalu saja ada berupa makanan kecil, minuman bahkan makanan besar yang mengenyangkan. Wah makanan yang seharga itu diberikan secara gratis selama sebulan …banyak lagi. Itulah sekelumit indahnya hari ini. Memang beda dengan bulan lainnya. Itu yang terjadi di sini. Di Indonesia.

Namun saya sedih juga di bulan ini juga banyak terungkap kejadian seperti terbukanya di media kalau di lembaga resosialisasi dan rehabilitasi para terhukum ternyata terjadi hal-hal yang membuat nelangsa. Sebagai warga biasa saya begitu terenyuh mendengarnya.

Namun saya juga melihat sisi lain dari bahagianya  seorang anak kemarin ketika mendekap sebuah selop biru navy seolah-olah itulah kesayangan dan cintanya. Sesuatu yang seakan tergantikan.


Sabtu, 20 Juli 2013

Pro kontra Cute Girl



Pro-Kontra Tentang Cute Girl

Sumber gambar : Google

Perempuan itu entah masih kecil atau udah besar itu seharusnya tegar, kuat dan tidak rapuh.

Fenomena cute girl saat ini sedang membahana. Selera cewek yang identik dengan penampilan yang serba ke-cewek-annya. Identik dengan penampilan gaun yang serba melambai, pita-pita, gaya yang seraba imut pokoknya menyajikan penampilan yang menyita mata entah itu laki-laki atau perempuan. Wow itulah kata yang tepat atau mungkin lebih tepatnya ekstra wow.

Anggun, salah satu juri X-pector Indonesia pun mengomentari tentang gaya yang ‘cewek sekali’ ini pada waktu mengomentari tentang grup penyanyi perempuan di ajang ini. Katanya, “Jangan jadi cute girl. Cewek itu harus tegar, kuat dan tidak rapuh”.

Memang banyak pro-kontra yang menyertainya. Saya kira cute itu memang sesuatu yang alamiah dimiliki perempuan. Rata-rata perempuan itu menyukai hal-hal yang serba lembut maka jadilah baju perempuan itu banyak yang berwarna lembut, di dunia mode pun dikenal berbagai istilah yang nota bene untuk memberikan efek cute ini dari make-up, model-model klasik maupun modern dalam tata busana. Bahkan perilaku maupun suara untuk mendapatkan efek cute yang total di bentuk sedemikian rupa agar semakin cute.

Saya kira banyak juga anak muda yang menyetujui hal ini. Bahkan marak dengan ekspresi ke –cute-an mereka. Bisa kita jumpai di jalan, di mall, di tempat wisata, di angkutan, di berbagai pesta dan banyak hal lainnya. Di anggapnya hal ini sebagai sesuatu yang aku-sekali. Inilah aku, aku yang cute dan cantik, kata mereka seolah bergaya.

Tapi bukankah cute itu hanyalah aksen dari suatu kehidupan yang penting adalah esensi untuk kehidupan itu sendiri. Orang itu tak hanya butuh modal cute agar bisa bertahan hidup di dunia ini. Dunia ini keras bahkan saling cekik, diibaratkan seperti itu. Syukurlah kalau ada perempuan yang bisa menggenggam dunia denga ke-cute-an mereka. Tapi sadarilah dunia yang sebenarnya itu tidak seperti anggapan yang ada dipikiran para cute girl.