Selasa, 24 Mei 2016

Sesuatu Yang Menyedihkan (2)



Sesuatu Yang Menyedihkan (2)
 
Lihatlah mataku, lihatlah tangisku (Sumber gambar : Google)
Dalam menghadapi musibah semua orang harus sadar kalau mereka harus menomor akhirkan ego mereka. Semuanya harus berseru kalau mereka harus bersatu mengalahkan perbedaan di antara mereka.

Karena terlalu sedih lelaki kecil itu tak tahu harus berdoa apa untuk kesedihannya. “Ya Tuhan, lindungilah, beri jalan keluar dari masalah dan berilah kesehatan untuk keluargaku.” Lindungilah keluargaku. Tegasnya.

Ketika dilihatnya langit semakin mendung dan ingin menjatuhkan bebannya yang semakin berat. Air. Lelaki kecil itu menemui kembali ayahnya yang masih saja duduk berjemur di beranda.
“Ayah, bendungan sebentar lagi runtuh tidakkah kita harus meminta bantuan warga sekitar sini untuk memperbaikinya, Yah!” tanya lelaki kecil ini panik. Dan hujan pun turunlah.
“Mana? Hari ini cerah.”


Lelaki kecil itu berlari tergopoh-gopoh bagai orang bodoh pergi ke sungai belakang. Beberapa warga di sepanjang sungai  dan warga sekitar tempat tersebut bersama-sama memperbaiki tanggul yang sudah mulai retak dan runtuh. Ada yang menahannya dengan kayu, ada yang mencari ganjalan raksasa, memberi sabuk pengaman, bahkan pasang badan untuknya. Dramatis sekali.
“Memang kita harus bersatu.” Celutuk salah satu warga.

 Dalam menghadapi musibah semua orang harus sadar kalau mereka harus menomor akhirkan ego mereka. Semuanya harus berseru kalau mereka harus bersatu mengalahkan perbedaan di antara mereka. Bagaimana menurut Anda?