Sabtu, 27 April 2013

Life is Simple, Hidup itu sederhana



Life is Simple

 
Sumber gambar : Google
Hidup itu mudah tapi orang lebih sering mempersulitnya
Lakukan apa yang sekiranya kita bisa, itulah resep ampuh yang bisa dijalani seseorang tanpa harus tertekan, depresi bahkan nyaris bunuh diri. Tak ayal lagi semua akan menjadi seindah suasana pagi i dengan udara segar, langit cerah, daun-daun hijau segar nampak berembun dan tanah yang nampak segar. Semuanya terasa alami. Pastilah aka nada semburat merah jambu di pipi kita karena bahagia.
Wajah sangar, kulit yang memerah karena marah hingga membuat depresi bahkan rambut rontok karena seolah asa kita patah, akan begitu jauh dari kisah hidupnya.

Memang, janganlah menggampangkan hidup karena hidup kita harus kita jalani secara serius tanpa kecuali untuk hal besar maupun kecil sekalipun. Tapi yang saya maksudkan di sini  lakukan sesuai dengan ke-bisa-an kita dan hidup sesuai dengan kemampuan yang kita miliki saja. Seandainya pendapatan kita sederhana tak apa kita hidup secara minimalis, seandainya seseorang itu punya kepandaian membuat kursi maupun peralatan rumah tangga tak ada salahnya jika orang tersebut menjadi pengrajin. Lakukan banyak hal yang akan membuat hidup bahagia dan menyenangkan. Seandainya seseorang itu hanya punya kemampuan makan dengan lauk ala kadarnya jangan lantas menambah beban hidup dengan membeli peralatan rumah tangga canggih yang pekerjaanya bisa dia lakukan tanpa peralatan tersebut meskipun secara mengangsur sekalipun. Ga usah gengsi dengan keadaan hidup kita sendiri.

Namun jika seseorang tersebut telah hidup berkecukupan janganlah sungkan untuk hidup sederhana dan jangan menambah beban berat alam ini karena ulah kita. Bersepedalah atau berjalan kakilah sambil mengolahragakan badan kita agar senantiasa segar dan sehat.

Dear, janganlah mempersulit diri kita dan janganlah jadi budak dari tehnologi secara bulat-bulat. Hidup itu akan indah kalau seseorang itu hidup sederhana dan tidak berlebihan. Sesederhana mungkin …itu lebih baik.

Minggu, 21 April 2013

Belajar Dari Alam



Belajar Dari Alam

Si Pussy yang terus saja belajar(Sumber gambar : Google)

“Karena aku manusia, maka aku bijaksana.”
Saya kali ini melihatnya alam diartikan dengan lingkungan sekitar dan pengalaman keseharian. Kalau seseorang bisa bijaksana dalam menanggapi hal-hal apa yang harus mereka lakukan itulah yang disebut dengan kemanfaatan hidup. Hidupnya bisa bermanfaat untuk orang lain dan menghindari merugikan orang lain karena dia berhasil dari proses belajarnya dalam melihat lingkungan kehidupannya. Dia bisa berempati dengan situasi dan kondisi orang lain hingga dia berusaha untuk tidak merugikan orang lain.

Dia tahu seandainya dia berbuat merugikan orang, dianggapnya sebagai sesuatu hal yang enggak  banget. Akan berusaha untuk tidak mencampur boraks di butiran-butiran bakso, dan berusaha membuat mie tanpa campuran pengawet dan  akan mewarnai makanan dengan pewarna alami dan banyak hal lain dengan hati tersenyum. Walaupun sebenarnya tergiur juga dengan kalkulasi pemotongan dan resiko biaya yang akan diperkecil jika akan menggunakan cara-cara tidak baik tersebut. Karena aku manusia.

Manusia diciptakan agar bisa bertanggung jawab atas perilaku yang dia lakukan karena dia memiliki akal budi yang menuntunnya beda dengan makhluk-makhluk lain ciptaaNya. Dia akan berempati atas resiko yang harus dihadapi orang lain jika harus memakai boraks untuk dagangannya semisal akan terkena penyakit dalam yang begitu mengerikan, kanker, gangguan kesehatan jangka panjang yang begitu menyakiti si korban dan keluarganya. Sementara itu Tuhan tidak akan berusaha memaafkan perilaku si pelaku entah apa yang akan dilakukan Tuhan yang belum dilakukanNya.

Janganlah berpikiran sempit, cobalah buka pikiran dan ambil keputusan tapi harus diingat jangan menyakiti dan merugikan pihak lain yang akan membuat penderitaan jangka panjang untuknya. Ingatlah simbiosis di alam ini yang begitu seimbang antara air, tetumbuhan, hewan-hewan karena masing-masing pihak berperilaku sebagaimana yang seharusnya. Lihatlah si Pusy yang masih saja terus belajar diktat-diktat tebal agar jadi makhluk pintar!

Senin, 15 April 2013

Musim Ujian Nasional



Musim Ujian Nasional


Hallo semuanya!
Untuk kelas 3 SMA atau kelas XII hari ini adalah hari pertama adik-adik ini mengikuti ujian nasional. Akhirnya harinya datang juga! komentar mereka. Memang hari yang spesial dan rasa-rasanya inilah harinya hari dimana segala daya upaya dikerahkan secara fisik, mental dan spiritual dan pembuktian diri bahwa ‘aku telah belajar’ akan menjadi nyata.

Penilaian ini akan menjadi tolak ukur apakah bisa menyelesaikan sekolah kelas menengah atas atau tidak. Sebetulnya hal ini bukanlah sesuatu hal yang perlu ditakutkan karena ini merupakan konsekuensi sebagai anak sekolah ya belajar…dan diuji.

Tak ada yang perlu dikhawatirkan untuk menjalani ujian ini hanya lakukan sampai batas maksimal yang kalian bisa lakukan. Dan tunggulah hasilnya! Semuanya akan indah pada waktunya.

Senin, 01 April 2013

Friend, Teman


Yuni dan Aku

Friend

I have friend, her name is Yuni. I know  her when I studied  several years ago. She several times promise  me that she wants go my place. At last yesterday, abaut three day ago she came and holiday at this place.  
Friend, may be now we different  at  view of life, place to depend our life, our hope, and another things  I know that our different will  colour  and make  world fantastic with our friendship. People call this something easy, because too much ones like this.
Struggle never end and we have promise to our self to make it.  I hope our dreams come true with hand of God. I hope…