Benar-benar Busyet!!!
Malam ini, ini bukanlah tulisan ilmiah, tapi lebih hanya sekedar dugaan
yang terlalu subjektif.
![]() |
| Sumber gambar : Google. Trims untuk jagokata.com yang sudah menghias blog saya. |
Orang tentu akan cenderung tidak
mau harga dirinya terusik. Tapi payahnya mungkin karena ‘azas supaya orang
tertentu sama dengan orang lain’ atau ‘mungkin
orang tertentu itu orang yang tidak sekali’ atau ‘mungkin terima saja lah’ atau
‘mau apa lagi kau’ atau ‘ekspresi penghinaan dia’ atau lebih dramatisnya lagi ‘pesanan
penghinaan’. Wow benar-benar sesuatu hal yang bisa membuat minta tolong dan
membuat orang melolong karena merasa terhina dan terpukul.
Harusnya orang berpikir
selayaknya manusia yang utuh akalnya. Sebenarnya ini bisa dijadikan teori
mungkin. “Berpikirlah abnormal boleh kalau orang itu setingkat dengan dirimu,
tapi berpikirlah normal kalau orang itu tidak setingkat dengan dirimu.’
Hah? Kok tidak setingkat,
bukankah seluruh manusia ini sederajat. Ya, …memang sederajat di depan Tuhan.
Ah, pikirkan saja sendiri. Pasti kau akan bingung memikirkannya. Kok bisa...???
Orang akhirnya, memang akan
berucap. Menyakitkan memang seandainya seseorang bisa membaca semua tingkah dan
isi pikiran orang. Pasti mungkin..serasa ingin mati. Orang pun akhirnya
menyadari tak ada tempat lagi yang benar-benar menerima kita apa adanya kecuali
kesah kita pada Allah, Tuhan kita. Orang
yang mungkin tidak religius pun, ketika suatu saat nanti ketika ada di suatu titik,
dan tidak ada sesuatu, orang, apapun itu
yang bisa menolongnya kecuali dirinya sendiri dan Tuhan. Serasa itulah titik
kematian, tapi ternyata dia lolos. Saat itulah alur dunia seakan terpusat
padanya. Wow, dramatis. Ya, supaya orang akhirnya berpikir. Redamlah amarahmu,
tetaplah berpikir tenang, walaupun sebagai manusia masih sering juga bertindak
bodoh. Ampunilah kesalahanmu sendiri.
