Coba
kita lihat bagaimana menawannya sepiring spaghetty di hadapan kita. Perpaduan warna yang unik dan
menarik. Dominasi warna yang kontras, yang untuk hal yang luas telah diciptakan
Tuhan di dunia ini. Pastanya pun
bergulung-gulung bagaikan hidup ini yang seakan tak berujung namun
sepanjang-panjangnya kehidupan takdir manusia ada batasnya. Bumbu-bumbu dari
masakan Italia ini begitu terasa hingga bisa kita bisa merasakan ‘wow’ rasanya
enak bagi yang suka, tapi di pihak lain akan mengatakan ‘cuih’ rasanya aku tak
suka. Inilah membedakan antara orang
yang selalu bersyukur dengan orang yang kurang bersyukur, yang selalu saja
mengeluh. Ada juga rasa gurih, rasa
asam, wangi dan kekhasan dari rasanya. Karena setiap manusia itu memang unik
dan semuanya menarik. Semuanya masuk dalam buku Guinnes Book of The Record dari Tuhan tanpa kecuali.
Hidup
akan indah kalau kita melihat keindahan hidup dari sisi yang kita dapatkan,
sisi gelap kita anggaplah sebagai bumbu hidup hingga kita bisa lebih tegar
menghadapi kesulitan. Bukan lantas ikut terhanyut dari hitamnya kekelaman itu.
Karena Tuhan memang mengkondisikan manusia dengan masalah lihatlah
manusia-manusia besar mereka selalu saja berhasil mengatasi masalah.
Manusiapun
unik, karena selalu saja berbeda dan keunikannya dalam menyikapi sebuah masalah
dalam kehidupannya pun akan selalu saja unik. Maka berbanggalah menjadi manusia
dan nikmati perjuangan kita untuk mencapai titik yang kita mau dan terus saja
melaju di tengah angin katrina sekalipun tapi taktislah menghadapi kehidupan.
Karena kita bukan orang bodoh.


