Minggu, 17 Maret 2013

Sapaan Teddy Bear

Sapaan Teddy Bear

(Sumber gambar: setulusqolbu.blogspot.com)

Hai, semuanya!!!
Hujan lagi-lagi hujan. Kemarin hari hujan walaupun hanya gerimis. Untuk orang-orang yang romantis berarti hujan itu memberikan suatu romansa tersendiri bagi jiwa romantis itu. Hujan pun bisa mendatangkan inspirasi untuk menciptakan sebuah lagu merdu. Jadi hujan itu begitu bernilai tinggi untuk setiap jiwa.
Bagiku hujan adalah air yang turun yang bisa membuat tanah basah, bahkan bau tanah itu bisa memasuki relung  setiap indera penciuman untuk bisa membaunya. Bau yang begitu khas bahkan bercampur dengan bau dari rerumputan. Aku pun tidak suka air percikannya mengenai bulu-buluku yang lembut karena air itu bisa memudarkan  warna  buluku. Aku menjadi tidak ganteng dan bulu-buluku menjadi tidak cantik lagi. Tapi walaupun begitu aku bukanlah teddy metroseksual lho.
Walaupun aku tak terlalu menyukai hujan tapi aku kadang mengharapkan sesuatu darinya. Harapanku agar jalan menjadi tak berdebu sehingga ‘tuanku’ bisa ngebut ketika bersepeda, aku pun bisa melihat rerumputan yang biasa kulihat di jendela ini selalu hijau dan segar hingga hatikupun terasa hijau. Aku pun pernah mendengar ‘tuanku’ menceritakan tentang dewi hujan di sebuah buku cerita yang begitu mempesona dan indah. Aku pun ingin bertemu dengan dewi itu.
Hanya itulah yang kuharapkan ...dan memang tak banyak. Selamat malam sahabat, semoga tidurmu nyenyak nanti malam! Malam ini cerah sekali.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar