Pemberhentian Hidup
![]() |
| "Seandainya, ah seandainya. Jika saja ah jika saja" (sumber gambar: Google) |
“Kala
sang surya tenggelam, itulah akhir sementara dari siang yang kelak hari
berikutnya akan mulai dan berujung kembali.” Selalu saja sama. Dan itu terjadi di daerah tropis.
Antara waktu siang dan malam hampir sama. Begitu setiap hari dan selama hidup.
Seandainya matahari ditanya ‘Bosankah Anda setiap hari kelihatan?’ Tentu dia
mungkin saja bosan karena hal itu seakan rutinitasnya dan tugasnya memang
seperti itu. Tapi jika sang matahari kelihatan rutinitasnya dia tentu akan
merasakan kehampaan yang luar biasa dari sesuatu yang seakan itu telah menjadi ‘ritualnya’.
Bagaimana tidak suatu kebiasaan akan hilang dan hal tersebut telah mendarah
daging untuknya.
Mungkin itulah yang disebut
dengan kebanggaan. Kebanggaan matahari, bulan, bintang, pepohonan, api, tanah,
udara bahkan semua makhluk karena menjalankan fungsinya masing-masing.
Seolah-olah semuanya bersinergi
membentuk kesatuan. Masing-masing berfungsi, tak ada yang tidak. Dan hal
yang mereka lakukan itu seakan-akan menjadi kebanggaannya masing-masing. Coba
bayangkan bagaimana jika sebuah kebanggaan menjadi hilang, maka tentunya akan
banyak keluhan mulai dari capek hati, gundah, tak enak badan bahkan timbulnya
penyakit-penyakit tertentu. Karena kebiasaanya tercerabut dan si empunya atau
si pelaku merasakan kehilangan itu. Walaupun mungkin tidak serta merta dirasakan.
Maka dari itu, cintailah
aktivitas kita, mungkin sebuah aktivitas yang sederhana, tak dilihat orang
bahkan tak di-reken (dicatat) orang
sebagai sebuah kegiatan tapi justru disitulah letak vitalnya. Tapi tentu saja
kebiasaan yang baik. Banyak hal yang akan terlewati jika meninggalkannya. Anda
pernah mendengar orang-orang yang pensiun? Berapa banyak dari mereka yang
akhirnya ‘tidak sehat’ karena kehilangan aktivitas kebanggaaan. Tapi saya pun
mengerti begitu bosannya sebuah kebiasaan, ingin rasanya menggunting dan diputus saja. Tapi hidup masih terus saja
berjalan entah Anda itu bosan ataupun tidak. Anda akan tahu betapa hebatnya sebuah
kebiasaan jika itu hilang dan sirna.
Karena setiap orang pastilah kelak
mengalami pemberhentian hidup entah dia mau ataupun tidak.

